Wagub Papua Klemen Tinal: Honorer di Papua Diangkat Menjadi ASN

Jakarta,Gpriority-Beberapa waktu yang lalu, ratusan pegawai honorer se-Papua mendatangi kantor Gubernur Papua di Jayapura, Papua. Mereka menuntut agar statusnya naik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam formasi CPNS 2019/2020.

Kehadiran mereka disambut baik Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal. ” Kami berterima kasih kepada Wakil Gubernur Papua yang sudah menyambut kami dengan baik. Kami berharap permintaan kami untuk diangkat sebagi ASN diterima pemerintah pusat,” ucap Fritz Awom perwakilan dari tenaga honorer.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal usai pertemuan tersebut mengatakan akan memperjuangkan nasib tenaga honorer ke pemerintah pusat.Dia menyarankan, agar tuntutan dibuat dalam daftar tertulis. “Kalau anak-anak punya kewajiban kami bantu. Kita harus tunjukan orang Papua lebih terhormat,” ujarnya.

Sebagai wujud keseriusan Pemerintah Provinsi Papua, Gubernur Papua Lukas Enembe seperti dituturkan Klemen Tinal untuk ikut bersama ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada Jum’at (4/9/2020).

Tepat pukul 10.00 WIB, rombongan kepala daerah se-Papua yang dipimpin Wakil Gubernur Klemen Tinal tiba di kantor Kemenpan RB,Jakarta. Rombongan disambut hangat oleh Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo.

Usai pertemuan, Klemen Tinal bersama bupati dan walikota mendatangi para tenaga honorer yang sudah menunggu di Aula Kemenpan RB. Klemen dalam sambutannya mengatakan, ” Menpan bersama jajarannya sangat mengerti situasi yang dihadapi oleh Papua. Karena sebelumnya Papua Barat juga telah hadir ke Kemenpan RB untuk berdiskusi mengenai pengangkatan ASN. Untuk itulah, kami sangat berterima kasih kepada Papua barat yang sudah membantu kami, sehingga pertemuan ini tidak memakan waktu yang cukup sulit dan membuahkan hasil positif yakni pengangkatan tenaga honorer se-Papua Barat menjadi ASN,” ucap Klemen Tinal.

Lebih lanjut dikatakan Klemen Tinal, karena tenaga honorer bukan hanya di provinsi saja tetapi ada di kabupaten dan kota, maka Pemerintah Provinsi dan Kepala Daerah se-Papua sudah sepakat bersama Menpan RB bahwa nama-nama honorer yang akan disampaikan oleh kepala BKD akan dibantu oleh Menpan untuk diangkat menjadi ASN.

” Sebelum November akan kami kejar dan berkasnya akan kami bawa ke Menpan dan akan diangkat sesuai dengan jabatan.Kita bersyukur kepada Tuhan semuanya diterima dengan baik. Dan kami akan cepat memproses yang 500.000 lebih honorer untuk diangkat. Pemerintah ousat punya keinginan baik sehingga anak anak Papua bisa bekerja di Papua dan akan dimulai dengan K2, sisanya akan menunggu laporan dari gubernur dan kepala daerah, laporan ini akan dibawa ke Menpan sehingga bisa diangkat sebagai PNS dan bisa bekerja dengan tenang,” ucap Klemen Tinal.

Tak hanya pengangkatan, Klemen Tinal juga menyampaikan kabar baik lainnya yakni di tahun depan formasi 80 % Orang Asli Papua dan 20 % Non Papua untuk rekrutmen PNS sudah bisa dilaksanakan dan menjadi wewenang daerah.(Hs.Foto.Hs)

Related posts