Dari Sampang,Tulung Agung, Depok Hingga Update Covid-19

Jakarta,gpriority- Salah satu daerah yang masih bebas dari penyebaran virus corona baru atau Covid-19 di Provinsi Jawa Timur adalah Kabupaten Sampang meskipun hingga Selasa (14/4) sebanyak 311 tercatat orang dalam pemantauan (ODP).

Menurut Bupati Sampang Slamet Junaidi, hal ini dikarenakan dirinya bergerak cepat sejak virus corona merebak di Wuhan, China pada Januari 2020.

Saat itu, Haji Idi begitu ia biasa disapa langsung melarang aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Sampang melakukan perjalanan luar daerah untuk menghadiri rapat atau studi banding.

Jika tetap harus berangkat ke luar kota, pejabat atau ASN itu harus mendapatkan izin dari bupati.

“Virus ini tidak datang sendiri ke suatu daerah, tetapi karena ada yang membawa sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang sering dibaca oleh ulama. Jadi, jika di suatu daerah ada virus, pasti ada yang membawa dari luar,” ucap Haji IDI.

Haji Idi juga memperketat pengawasan kepada pendatang yang masuk ke Kabupaten Sampang.
Sementara itu Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga telah menyiapkan 47 gedung SD untuk isolasi pemudik dari luar negeri yang pulang kampung saat pandemi corona.

Kabupaten Tulungagung adalah salah satu pengirim buruh migran terbesar di Jawa Timur.Tercatat ada sekitar 27.000 warga Tulungagung yang bekerja di berbagai negara seperti Malaysia, Taiwan, Hongkong, dan Korea Selatan.

Wali Kota Depok Mohammad Idris pada Selasa (14/4) telah mencairkan kas daerah sebesar Rp 7,5 miliar.

Anggaran itu akan digunakan untuk dana bantuan warga kurang mampu di Kota Depok yang terdampak pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 2 pekan ke depan.

Idris mengatakan, bantuan ini berbeda dengan bantuan yang nantinya disalurkan oleh Pemprov Jawa Barat dan Pemerintah Pusat.

Bantuan yang dikucurkan oleh Pemkot Depok menyasar warga kurang mampu yang tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), melalui pendataan via Kampung Siaga Covid-19 yang diklaim telah mencapai 924 RW.

Untuk update covid-19, Juru bicara Pemerintah untuk penanganan covid-19 Ahmad Yurianto pada Rabu (15/4) mengatakan 5136 orang yang positif, yang sembuh 446 orang dan meninggal 469 orang.(Hs)

Related posts