Jelang Ramadan, Kemendag Pastikan Harga Bapok Terkendali

Jakarta,Gpriority-Jelang Ramadan, Kementerian Perdagangan memastikan harga bahan pokok (bapok) terkendali. Hal ini dikatakan oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam siaran persnya secara virtual pada Senin Sore (15/3/2021).

Menurut M.Lutfi, ketersediaan bapok yang terpantau aman dan stabil yang menjadi alasannya. “Dari hasil pantauan kami secara nasional, menjelang Ramadan dan Lebaran tahun ini, ketersediaan serta harga bapok terpantau aman dan stabil. Kementerian Perdagangan telah melakukan koordinasi secara intensif dengan asosiasi produksi, penjual, distribusi, dan seluruh pemangku kepentingan terkait lainnya guna memastikan ketersediaan bapok nasional,” jelas Mendag Lutfi.

Mendag dalam kesempatan tersebut juga mengatakan, untuk komoditas seperti beras dan gula, pemerintah memastikan pasokannya cukup sehingga harga jual stabil. “Menjelang Ramadan dan Lebaran, dapat dipastikan harga komoditas tersebut akan stabil. Hal itu disebabkan, pada bulan Maret ini kita akan memasuki masa panen beras. Sedangkan untuk gula, proses impor raw sugar akan masuk dan menambah stok dan gula yang telah digiling akan masuk ke pasar. Dengan begitu, harga gula akan kembali stabil menjadi Rp12.500/kg sesuai harga eceran tertinggi (HET),” terang Mendag.

Hal yang sama, lanjut Mendag, juga terjadi pada komoditas cabe merah. “Setelah sempat mengalami kenaikan harga akibat cuaca yang merusak panen di sejumlah sentra seperti Tuban, Kediri, dan Blitar di Jawa Timur, serta Wajo, Sulawesi Utara, harga cabe merah di pasaran saat ini sudah mulai turun karena akan memasuki masa panen. Sehingga, menambah stok di pasar dan membuat harga kembali stabil,” ungkap Mendag M.Lutfi.

Mendag menegaskan, seluruh komoditas bapok untuk kebutuhan nasional, terutama memasuki Ramadan dan Lebaran bisa terjaga dengan baik. “Saya pastikan juga, bila nanti ada kenaikan harga, itu sifatnya sporadis. Kami pastikan stok selalu tersedia dan kita akan melihat penurunan harga yang baik hingga Lebaran nanti,” tutup Mendag M.Lutfi.(Hs)

Related posts