Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Pusat Statistik (BPS) resmi bersinergi untuk penghitungan incremental capital ratio (ICOR).
Kerja Sama ini ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Menteri PU Dody Hanggodo dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (19/8).
Menteri PU Dody menjelaskan langkah ini sebagai upaya untuk menilai efisiensi investasi pembangunan infrastruktur nasional. Menurutnya, lewat sinergi ini secara spesifik mengukur ICOR di proyek-proyek milik Kementerian PU.
“Dengan pengukuran ini, ICOR Indonesia bisa turun di bawah angka 6. Artinya, kita bisa menekan kemiskinan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi secara maksimal pada 2029 dan menuju 2045,” kata Dody.
Dody mengatakan, BPS memiliki kualifikasi dan kualitas dalam mengukur capaian ICOR. Ia berharap, kerja sama tersebut mendorong penyelarasan pembangunan nasional.
Sementra itu, Kepala BPS Amalia menuturkan melalui kerjasama ini BPS bersama kementerian PU dapat memperkaya analisis ICOR hingga tingkat sektoral maupun regional dengan integrasi data spasial, data stok dan kualitas infrastruktur serta data investasi sektoral di bidang infrastruktur.
“Hal ini tentunya penting untuk menilai dampak nyata dari investasi infrastruktur tidak hanya terhadap pertumbuhan ekonomi secara nasional tetapi juga terhadap peningkatan produktivitas sektor-sektor utama seperti pertanian, industri pengolahan dan jasa logistik,” ucapnya.
