Mentan Syahrul Pastikan Tahun Depan Pasokan Beras Aman

Jakarta,GPriority.co.id- Hingga April 2023, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) dalam siaran persnya pada Selasa (1/10/2022) menegaskan bahwa jumlah stok beras nasional dalam kondisi aman.

“Tidak ada kelangkaan apalagi kekurangan. Menurut data kementan terbaru, stok beras di masyarakat sampai April 2023 mencapai 10,15 juta ton. Jumlah tersebut masih akan bertambah seiring panen raya yang akan berlangsung pada musim rendengan ini,” jelas Mentan SYL.

Dilihat dari data yang ada saat ini, panen raya Jawa Timur pada September-Desember tahun ini mencapai 1, 15 juta ton, kemudian Jawa Tengah mencapai 1, 01 juta ton, Jawa Barat 1, 5 juta ton dan Sulawesi Selatan 1, 6 juta ton. Dengan catatan ini, SYL berharap Bulog melakukan penyerapan hingga 1,5 juta ton dan pembelian di atas HPP.

“Jadi kalau ada yang bilang terjadi penipisan beras suruh datang ke Kementan dan akan saya tunjukan di mana tempatnya. Kan Bapak Presiden juga melakukan cek setiap minggu,” katanya.

Dia pun berharap semua pihak membeli beras petani sebagai ungkapan terimakasih atas produksi yang dilakukan selama ini.

“Saya punya harapan para gubernur dan para bupati tidak hanya menunggu Bulog, tetapi juga masing-masing harus punya bufferstok. Mari kita segera beli beras rakyat, beras para petani sebagai rasa terima kasih kita yang mendorong mereka terus berproduksi,” jelasnya.

Mentan SYL dalam kesempatan tersebut juga mengatakan, Indonesia baru saja ditetapkan sebagai negara tropis terbaik dunia dalam melakukan sistem ketahanan pangan. Indonesia juga diberikan penghargaan FAO karena mampu mewujudkan swasembada beras selama 3 tahun berturut-turut.

“Jadi kita ini adalah negara tropis terbaik dalam melakukan sistem ketahanan pangan nasional. Tentu saja kita juga menjadi model dunia,” kata Mentan SYL menutup siaran persnya. (Hs.Foto.Humas Kementan)