Musim Hujan, Awas Tujuh Penyakit Ini Siap Menyerang Anda

Jakarta,Gpriority-Bulan Februari curah hujan di Indonesia semakin meningkat. Untuk itulah sistem kekebalan tubuh harus tetap dijaga. Sebab ada lima penyakit yang bisa menyerang Anda.

1.Influenza

Ketika curah hujan tengah tinggi Influenza atau flu menjadi salah satu penyakit yang setia menemani Anda. Penyebabnya belum diketahui pasti, tapi ada dugaan di masa tersebut sistem imun tubuh terhadap penyakit atau virus jadi berkurang.

Virus penyebab penyakit flu ini dapat dengan mudah menyebar melalui udara atau air ludah. Virus penyebab penyakit ini pun dapat dengan mudah bermutasi setiap waktu, sehingga sistem imunitas tubuh sulit mendeteksi virus yang satu ini. Karena sulitnya sistem imun tubuh mendeteksi virus influenza ini, maka tubuh cenderung lebih mudah terkena flu.

2.Hepatitis A

Hepatitis A adalah peradangan organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A. Infeksi yang akan mengganggu kerja organ hati ini dapat menular dengan mudah, melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.

 Tanda-tanda yang terjadi jika Anda atau keluarga terserang hepatitis A, seperti sakit kepala, nafsu makan berkurang, pegal linu, dan perut terasa tidak nyaman.

3.Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang rentan terjadi di musim penghujan, terutama saat banjir terjadi.

Demam Berdarah Dengue ini bisa menyebabkan komplikasi yang fatal. Contohnya, menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah. Singkat kata, bila tidak segera ditangani, demam dengue bisa mengancam nyawa.

Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap DBD atau tidak, Anda tinggal memperhatikan si penderita apakah dia mengalami muntah secara terus-menerus, perdarahan pada hidung dan gusi, darah pada urine, nyeri perut, cepat lelah, hingga sulit bernapas dan syok. Jika hal ini terjadi segera bawa ke rumah sakit, untuk mendapat penanganan secepatnya.

4.Tifus

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan menyebar lewat makanan yang terkontaminasi. Umumnya, penyakit ini sering ditemukan di negara-negara berkembang.

Seseorang yang mengidap penyakit ini bisa mengalami beragam gejala. Mulai dari demam, sakit kepala, sakit perut, konstipasi, atau diare. Jangan main-main dengan infeksi Salmonella karena apabila sudah memasuki aliran darah (bakteremia), maka ia dapat menginfeksi jaringan di seluruh tubuh kita, termasuk:Jaringan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meningitis);Lapisan jantung atau katup jantung. (endokarditis); Tulang atau sumsum tulang (osteomielitis).

5.Diare

Hujan terus menerus tentu saja mengakibatkan banjir di beberapa daerah. Nah saat banjir datang inilah diare langsung menyerang Anda. Penyebabnya bisa terjadi karena serangan bakteri salmonella, cholera, dan shigella. Biasanya diare hanya berlangsung selama beberapa hari, tapi bisa juga berminggu-minggu. Nah, segeralah temui dokter bila diare tidak kunjung sembuh.

6.Kudis

Kudis atau  dalam istilah medisnya sering disebut scabies merupakan penyakit yang timbul karena infeksi Sarcoptes Scabiei, salah satu parasit berukuran kecil yang bertelur di kulit manusia. Penyakit ini mudah tertular melalui sentuhan kulit atau kontak seksual. Penyakit kudis ditandai dengan gatal-gatal atau bintik-bintik menyerupai alergi. Jika tidak segera diobati, bintik atau gatal akan bertambah besar, yang dapat menimbulkan benjolan atau kulit lecet berwarna kemerahan.

7.Leptospirosis

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans yang disebarkan melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi bakteri ini. Beberapa jenis hewan yang dapat menjadi pembawa leptospirosis adalah anjing, hewan pengerat seperti tikus, dan kelompok hewan ternak seperti sapi atau babi. Bakteri tersebut dapat bertahan hidup dalam ginjal hewan yang terinfeksi.

Leptospirosis dapat menyerang manusia melalui paparan air atau tanah yang telah terkontaminasi urine hewan pembawa bakteri leptospira. Penyakit infeksi bakteri ini banyak terjadi di daerah yang terkena banjir. Leptospirosis juga rentan menyerang orang-orang yang biasa kontak dengan hewan tersebut. (Bcl)

Related posts