Nasib Seniman Musik Setelah Hotel Terpuruk Karena Pandemi

Tak dapat dipungkiri,seniman musik menjadi salah satu yang terdampak akibat Covid-19. Hotel dimana mereka tampil terpaksa tidak menggunakan jasa mereka dahulu mengikuti anjuran pemerintah.

Menghadapi situasi seperti ini seniman musik seperti dituturkan Nindiani, penyanyi asal Sukabumi terpaksa harus memutar haluan.Ini dilakukan agar dapur tetap mengebul.

” Jujur saja sebelum pandemi, pendapatan kami lumayan,karena bisa manggung dari hotel satu ke hotel lainnya. Namun saat pandemi tiba dan hotel ditutup kami pun terkena imbasnya. Begitu pula setelah hotel diijinkan kembali buka kami masih belum diperbolehkan tampil dikarenakan penyebaran Covid-19 yang masih melanda Indonesia,” tegas Nindiani.

Untuk menyiasati hal tersebut,Nindiani mengaku menerima tawaran dari panggung ke panggung.” Alhamdulillah pada saat ini nyanyi di panggung hajatan diperbolehkan meskipun dibatasi dan wajib menggunakan 3 M,” ucapnya.

Asep Hidayat, pemain kecapi dari Grup Sunda Sejahtera pun sempat merasakan bagaimana dapurnya tidak mengebul saat hotel tidak menggunakan jasa mereka lagi.” Jujur mas, saya punya keluarga yang harus dikasih makan.Karena itulah saat hotel memutuskan tidak memakai jasa kami karena mereka tidak beroperasi, kami pun mengamen dari satu rumah ke rumah lainnya. Hasilnya Alhamdulillah bisa menghidupi keluarga saya dan teman-teman,” tegas Asep.

Asep maupun Nindiani berharap agar Covid-19 bisa cepat berlalu,sehingga mereka bisa kembali lagi tampil di hotel.(Hs.Foto.Gp)

Related posts