Puasa Syawal atau Bayar Utang Puasa Dulu? Ini Penjelasan dan Hukumnya Menurut Ahli Agama

Jakarta, GPriority.co.id – Setelah bulan Ramadan berakhir, akan datang bulan syawal dimana bulan ini umat islam disunnahkan berpuasa selama 6 hari, karena pahala dari puasa syawal adalah seperti berpuasa seperti satu tahun penuh.

“Barang siapa sudah melakukan puasa Ramadan, kemudian menambahkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia telah melaksanakan puasa sepanjang masa.” [HR Jama’ah ahli hadis selain dan an-Nasa’i].

Namun, umat islam khususnya kaum wanita, masih banyak yang bingung terkait membayar utang puasa Ramadan terlebih dahulu, atau melakukan puasa syawal terlebih dahulu.

Terkait hal ini, menurut Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang, Luciana Anggraeni, terhadap 3 pendapat berbeda dari para ulama.

Pertama, mengganti puasa Ramadan terlebih dahulu, kemudian baru puasa syawal. Kedua, melaksanakan puasa syawal terlebih dahulu. Terakhir, adapula yang menggabungkan niat puasa keduanya.

Lebih lanjut menurut Luciana, alangkah lebih baik jika mengganti utang puasa Ramadan terlebih dahulu.

“Akan tetapi alangkah baiknya membayar utang puasa Ramadan terlebih dahulu, karena hukumnya yang wajib. Lagipula amalan sunnah tidak akan diterima jika yang wajib saja belum ditunaikan,” ujar Luciana seperti dilansir dari laman resmi UMM.

Adapun terkait jadwal puasa syawal di tahun 2024 ini, adalah sebagai berikut :

  • Kamis, 11 April 2024 M (2 Syawal 1445 H)
  • Jumat, 12 April 2024 M (3 Syawal 1445 H)
  • Sabtu, 13 April 2024 M (4 Syawal 1445 H)
  • Ahad, 14 April 2024 M (5 Syawal 1445 H)
  • Senin, 15 April 2024 M (6 Syawal 1445 H)
  • Selasa, 16 April 2024 M (7 Syawal 1445 H)

Foto : zaahara