Trump Berduka! Aktivis Sayap Kanan AS Charlie Kirk Tewas Ditembak Saat Debat Publik

Aktivis sayap kanan AS, Charlie Kirk tewas ditembak dalam debat publik/Foto Instagram @charliekir1776 Aktivis sayap kanan AS, Charlie Kirk tewas ditembak dalam debat publik/Foto Instagram @charliekir1776

Jakarta, GPriority.co.id – Kabar duka datang dari dunia aktivis Amerika Serikat (AS). Aktivis sayap kanan, Charlie Kirk, meninggal dunia setelah ditembak di bagian leher saat menghadiri acara debat publik di Utah Valley University, Rabu (10/9) waktu setempat.

Insiden terjadi ketika Kirk tengah menjawab pertanyaan dari seorang mahasiswa. 

Ia sempat dilaporkan dalam kondisi kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Presiden AS Donald Trump menyampaikan belasungkawa melalui akun Truth Social.

“Charlie Kirk yang Agung, bahkan legendaris, telah wafat. Tak seorang pun yang memahami atau memiliki hati anak muda di Amerika Serikat lebih baik daripada Charlie,” tulis Trump dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/9). 

Trump menilai Kirk sebagai sosok yang dicintai dan dikagumi banyak orang, termasuk dirinya.

“Dia dicintai dan dikagumi oleh semua orang, terutama saya, dan sekarang, dia sudah tiada. Melania dan saya turut berduka cita untuk istrinya yang cantik, Erika, dan keluarganya. Charlie, kami mencintaimu!” kata Trump. 

Sementara, Presiden dan CEO AFP, Emily Seidel juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya Kirk.

Dia menilai, insiden yang menimpa Kirk merupakan tindakan yang mengerikan. 

“Ini adalah tindakan mengerikan yang telah merenggut nyawa dan menghancurkan sebuah keluarga. Hati kami berduka untuk semua yang terdampak oleh pembunuhan yang tidak masuk akal ini,” katanya.

“Kekerasan tidak pernah dapat diterima, dan kekerasan politik adalah antitesis dari semua yang kita perjuangkan sebagai warga Amerika. Ini adalah momen untuk berdoa, dan merenungkan prinsip-prinsip yang seharusnya menyatukan kita sebagai warga Amerika kebebasan berekspresi, perbedaan pendapat yang beradab, dan saling menghormati,” tambah Emily.

Pewarta : Fifi Abdurahman