Kepala BGN: India Siap Beri Bimtek Peningkatan Kualitas MBG

Kepala BGN: India Siap Beri Bimtek Peningkatan Kualitas MBG/Foto : Dok. Humas BGN Kepala BGN: India Siap Beri Bimtek Peningkatan Kualitas MBG/Foto : Dok. Humas BGN

Jakarta, GPriority.co.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengumumkan Indonesia siap bekerja sama dengan India dalam menjalankan program MBG (Makan Bergizi Gratis). Dalam hal ini, India siap memberi bimtek (bimbingan teknis) untuk peningkatan kualitas MBG di tanah air.

Dadan menilai, pemberian bimbingan teknis dari India akan sangat membantu untuk meningkatkan pengawasan, kualitas layanan, hingga pengembangan institusi yang terlibat dalam program MBG.

Sebelumnya, pihak BGN telah melakukan kunjungan ke India untuk mempelajari sistem serta pelaksanaan program makan bergizi di negara tersebut. India terbukti berhasil menekan angka gizi buruk serta meningkatkan partisipasi sekolah.

“Ya kita kan sebelu melaksanakan program Makan Bergizi, kita berkunjung ke India. Melihat role model di India. DDan saya kira nanti bimbingan teknis dari India akan membantu untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG di Indonesia,” sebut Dadan.

Perlu diketahui, hingga saat ini BGN telah menyalurkan program MBG kepada sebanyak 39,5 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia lewat 13.514 satuan pelayanan gizi di 38 provinsi serta 509 kabupaten.

Ke depannya BGN menargetkan jumlah penerima bertambah hingga 82,9 juta orang pada akhir tahun 2025, dengan penyerapan anggaran mencapai Rp35,6 triliun atau sekitar 50 persen dari total.

Secara optimis Dadan mengatakan target tersebut akan tercapai seiring dengan peningkatan koordinasi lintas lembaga serta perbaikan sistem distribusi program MBG di lapangan.

Sebagai informasi,  India sendiri telah memulai program makan siang gratis sejak 1995. Program-nya sendiri diberi nama PM Poshan. India sejak lama berfokus pada penyediaan makanan untuk anak sekolah dari usia 6-14 tahun.

Program tersebut pada awalnya diluncurkan sebagai upaya guna mengatasi masalah ketahanan pangan serta menekan angka stunting di India. PM Poshan sendiri menjadi program pemberian makanan sekolah terbesar di dunia dan hingga kini telah menjangkau lebih dari 125 juta anak sekolah di India.