Wanita, Yuk Deteksi Dini Penyakit Anemia

Anemia atau kurang darah merupakan salah satu masalah kesehatan yang kerap dihadapi oleh wanita terutama para remaja.

Seseorang yang mengalami anemia umumnya menunjukka gejala lesu, lemah, lelah, pusing, mata berkunang-kunang, serta kelopak mata, bibir, dan tangan pucat.

Anemia yang tak ditangani secara serius khususnya pada remaja putri akan berdampak jangka panjang bagi dirinya dan anaknya kelak. Apalagi saat masa kehamilan, anemia bisa berkembang menjadi lebih parah, sebab kebutuhan gizi saat hamil mengalami peningkatan.

Menurut informasi dari Smart Living Prodia, remaja putri disebut paling rentan terkena anemia karena gaya hidup yang tak sehat dan diet yang salah, seperti diet vegan yang mrngurangi daging padahal daging merupakan sumber utama zat besi.

Ada tiga penyebab anemia yang perlu diwaspadai, yaitu kurangnya produksi darah merah karena kurangnya zat besi, hancurnya sel darah merah yang terlalu cepat, dan kehilangan darah terlalu banyak.

Disebutkan bahwa remaja putri memiliki resiko 10 kali lebih besar menderita anemia dibandingkan dengan remaja putra, sebab remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya.

Untuk mencegah hal tersebut, anemia bisa dideteksi sejak dini sebelum menjadi lebih parah dengan memerikanya ke pelayanan kesehatan. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan seperti menanyakan keluhan, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan darah di laboratorium klinik.

Adapun beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah anemia pada remaja diantaranya:

1. Konsumsi makanan yang babyak mengandung zat besi dari bahan hewani (daging, ikan, ayam, hati, telur), dan bahan nabati (kacang-kacangan, tempe), dan sayur berwarna hijau tua.

2. Banyak mengonsumsi makanan sumber vitamin C yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi, seperti jambu, jeruk, tomat, dan lain-lain.

3. Minum satu tablet penambah darah, khususnya saat sedang haid.

4. Istirahat dan olahraga secara teratur

5. Menjaga kebersihan personal dengan baik

6. Bila merasakan tanda dan gejala anemia segera konsultasi ke dokter. (Dw.foto.dok.Istimewa)

Related posts