DPRD KALSEL Optimis Pembelajaran Tatap Muka di Pertengahan Juli

Menjaga pendidikan tetap berjalan dengan baik di masa pandemi Covid-19, Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK meminta agar rencana penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada tahun ajaran baru 12 Juli tak ditunda.

Hal ini tentunya dengan syarat penerapan protokol kesehatan ketat, misalkan masuknya bergilir atau hanya 50 persen.

Pembelajaran melalui daring selama ini dianggap kurang efektif berbeda dengan tatap muka.
“Ini sudah setahun lebih pendidikan kita melalui daring, sementara kita juga harus menjaga sumber daya manusia kita agar berkualitas, tapi tentunya tidak bisa dengan terus menerus pendidikan secara daring,” ujarnya, Selasa (6/7/2021)

Seperti diketahui untuk PTM di tingkat SMA, SMK dan SLB di Kalsel PTM masih menunggu SK gubernur. Dengan SK gubernur tersebut, PTM dilaksanakan dengan pedoman pelaksanaan di tiap sekolah.

Pemprov Kalsel juga sudah menyusun langkah-langkah persiapan PTM. Sejumlah sekolah yang rencana menjadi piloting untuk jenjang SMA meliputi, SMAN 5 Banjarmasin, SMAN 2 Banjarbaru, SMAN 1 Martapura, SMAN 1 Rantau, SMAN 1 Daha Utara, SMAN 2 Barabai, SMAN 2 Amuntai, SMAN 1 Awayan, SMAN 1 Pelaihari, SMAN 1 Angsana, SMAN 1 Kotabaru dan SMAN 2 Tanjung.

Sementara di sekolah SMK meliputi, SMKN 3 Banjarmasin, SMKN 2 Banjarbaru, SMKN 1 Martapura, SMKN 1 Rantau, SMKN 1 Daha Selatan, SMKN 1 Barabai, SMKN 2 Amuntai, SMKN 1 Batumandi, SMKN 1 Pelaihari, SMKN 1 Simpang Empat, dan SMKN 1 Kotabaru.

Sedangkan SLB ada enam, yakni SLB 3 Martapura, SLB Negeri Pembina, SLB Kotabaru, SLB Kandangan, Balangan dan SLBN 2 Banjarmasin.(Sof.Foto.Istimewa)

Related posts